Laporan ULT Bulan Desember 2021

Laporan ULT Bulan Desember 2021

Laporan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Bulan Desember 2021 ULT LPMP Provinsi Jawa Tengah   Jumlah Pengunjung ULT LPMP Provinsi Jawa Tengah Bulan Desember
Read More
LPMP JAWA TENGAH SOSIALISASIKAN PROGRAM  SEKOLAH PENGGERAK TAHAP 3

LPMP JAWA TENGAH SOSIALISASIKAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK TAHAP 3

Srondol Kulon – LPMP Jawa Tengah. Mengawali tahun ke–3 Program Sekolah Penggerak (PSP), LPMP Jawa tengah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi PSP
Read More
Pemutakhiran Data Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2022

Pemutakhiran Data Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2022

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Melalui Plt. Direktur Pendidikan Profesi Guru Meluncurkan surat edaranNomor : 0063/B2/GT.03.15/2022 Tanggal 13 Januari
Read More
Puisi : Terlena

Puisi : Terlena

Sesaat Seperti lepas Dan kemudian kandas Sesaat Dengan langkah gontai Aku menuju keharibaanMu Sesaat Aku seperti Kehilangan keyakinanku pada Mu Sesaat Aku tertidur Dan terbangun ditengah padang nisan padang perhentian akhir suatu pengembaraan batas antara pengembaraan
Read More

Sekilas tentang Dapodik

Data Pokok Pendidikan atau Dapodik adalah sistem pendataan (database) berskala nasional yang terintegrasi dengan data kependidikan lainnya. Dapodik merupakan sumber data utama dari berbagai Program perencanaan Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan insan yang cerdas dan kompetitif. Untuk mewujudkan program–program Pendidikan secara tepat, maka dibutuhkan data yang lengkap, akuntabel dan terus up to date serta di evaluasi secara berkala.

Pendataan pada dapodik dirancang menggunakan internet sebagai pondasi dengan didukung oleh aplikasi yang handal. Dengan sistem online maka proses pengumpulan data diharapkan menjadi lebih cepat, efektif serta efisien. Data yang dientri oleh sekolah terdiri atas data sekolah, data siswa, kurikulum, data guru, karyawan, sarana-prasarana. Semua data tersebut, setelah dientri, harus dipastikan kelengkapan serta kevalidannya. Dengan data yang lengkap dan valid, maka proses perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi kinerja program-program Pendidikan nasional dapat dilaksanakan dengan lebih terukur, tepat sasaran, efektif, efesien dan berkelanjutan.

Dalam konteks ini Dapodik ibarat rencana pendidikan. Tanpa adanya perencanaan yang matang, tentu seluruh program pendidikan di Indonesia akan jauh dari tujuan yang dicanangkan.

Baca : Inginkan Data Pendidikan yang Valid, LPMP Jateng Bimtek Operator DAPODIK

Fungsi dapodik

Saat ini, dapodik bisa dikatakan menjadi satu-satunya acuan data yang digunakan pemerintah sebagai pusat data pendidikan nasional. Namun ke depan, fungsi Dapodik akan terus mengalami perkembangan sesuai dengan perubahan kebijakan dan program pendidikan dari Kemendikbud ristek.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari dapodik:

  • Pemetaan Kebutuhan guru disetiap daerah diwilayah Indonesia
  • Menentukan Alokasi kuota penerima tunjangan-tunjangan bagi guru yang memenuhi syarat
  • Basis data untuk Zonasi, dikarenakan dapodik menyediakan alamat peserta didik dan sekolah, sehingga dapat menjadi rujukan zonasi PPDB
  • Dapat digunakan untuk verifikasi dan validasi data di satuan Pendidikan, Guru, Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Menjadi acuan dalam kebijakan yang akan dikeluarkan Kementerian Pendidikan
  • Menentukan jumlah dana bantuan, karena besar kecil bantuan tergantung jumlah peserta didik yang terdaftar di dapodik
  • Pengajuan dan perbaikan data kelembagaan sekolah, dengan cara dilaporkan secara lengkap kondisi sarana dan prasarananya melalui Dapodik
  • Mempercepat dan mengefektifkan pelaporan data sekolah ke Kementerian serta meminimalisir resiko penyimpangan dan pelanggaran pengelolaan pendidikan.
  • Pengkuran Mutu Pendidikan oleh Dinas Pendidikan di daerah atau LPMP.

Data dari aplikasi Dapodik digunakan sebagai acuan data program-program Kemendikbud. Oleh karena itu apabila sekolah tidak mengisi Dapodik dengan benar maka akan membawa dampak negatif bagi sekolah. Sebagai contoh sekolah tersebut tidak akan mendapatkan berbagai macam bentuk bantuan, temasuk dana BOS, tunjangan guru, bantuan sarana dan prasarana bagi sekolah.

Adapun manfaat lain dari Dapodik adalah menjadikan data pendidikan dari seluruh Indonesia bisa tersimpan dalam satu tempat. Sehingga untuk pengolahannya akan semakin mudah. Data yang masuk ke dalam sistem Dapodik bermacam-macam. Mulai dari data kelembagaan, data siswa, kurikulum, data guru, karyawan, sarana-prasarana, dan lain sebagainya. Dapodik tidak hanya diisi oleh sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Sekolah Indonesia yang berada di luar negeri juga wajib mengentri data kependidikannya melalui aplikasi Dapodik. Tujuannya adalah ini untuk melaporkan data-data di lembaganya.

Jika sekolah tidak mengisi dapodik, maka sekolah dianggap tidak ada, karena tidak terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Sehingga secara otomatis sekolah tersebut tidak akan menerima semua manfaat dari keberadaan Dapodik sebagaimana dijelaskan sebelumnya. (indar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

iklan