Sekolah merupakan satuan organisasi pendidikan terdepan dalam pelaksanaan proses penjaminan mutu pendidikan sehingga apapun yang terjadi dan dilaksanakan di sekolah akan langsung berpengaruh pada mutu outputnya. Sebagai unit pencetak generasi masa depan, sekolah perlu terus meningkatkan kapasitas lembaga sehingga dapat menemukenali dan mengembangkan potensi keunggulan komparatif dan kompetitif yang dimiliki sehingga dapat memberikan layanan pendidikan secara optimal. Diyakini bahwa pengembangan potensi keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing sekolah akan dapat menjadi faktor pengungkit terhadap peningkatan mutu sekolah-sekolah lain pada jenjang yang sama dan pada gilirannya akan mendorong terciptanya mutu sekolah secara keseluruhan. Hal ini dikarenakan, antar sekolah akan tercipta suasana saling belajar dalam nuansa bersaing sekaligus bersanding untuk bersama-sama mencapai kemajuan.

Beragamnya lingkungan sekolah dan bervariasinya kebutuhan peserta didik pada proses pembelajaran,  ditambah  lagi  dengan  kondisi  geografis  yang  sangat  komplek, menjadi tantangan bagi  para pengambil  keputusan  pendidikan di Kabupaten  Magelang.  Hal ini mendorong lahirnya konsep  Program Pengembangan Sekolah Unggul.  Pendekatan  konsep  rintisan sekolah unggul  ditujukan untuk mewujudkan kemandirian  kepada  sekolah. Bentuk kemandirian tersebut untuk  mengatur  sekolah sendiri dan  menggali  potensi  sekolah secara maksimal.

 

Konsekuensi atas kebijakan untuk membentuk rintisan sekolah unggul  adalah dibutuhkannya komitmen yang tinggi dan utuh dari berbagai pihak atau pemangku kepentingan pendidikan. seperti kepala sekolah, guru, orang tua peserta didik, komite sekolah, pengusaha, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan para pembina di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang. Program Sekolah Unggul  mengacu pada pemenuhan Standar Nasional Pendidikan.

Dalam sambutannya, Kepala LPMP Jateng, Drs. Harmanto, M.Si. menyatakan bahwa, “ Untuk mewujudkan rintisan sekolah unggul, terdapat minimal empat komponen utama yang menjadi tolok ukur atau dimensi keberhasilan sekolah unggul”. Keempat hal tersebut meliputi:

1.   Manajemen Sekolah; pengelolaan sekolah yang baik akan medorong  terciptanya prestasi pada sekolah tersebut. Sekolah perlu mengadopsi pendekatan, metode dan teknik manajemen modern untuk diimplementasikan di sekolah.

2.   Kompetensi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan; kompetensi merupakan hal yang harus terus menerus dikembangkan, permasalahannya bukan pada sarana maupun biaya, nmaun lebih kepada kemauan individu guru dan tenaga kependidikan lainnya yang perlu terus didorong untuk mengembangkan kapasitasnya. Di era internet, siswa bisa belajar lebih cepat dibanding yang diberikan di sekolah, untuk itu guru juga harus menyadari jangan sampai tertinggal dari siswanya.

3.   Prestasi Sekolah; Prestasi akademis maupun prestasi non akademis siswa merupakan tujuan utama dari pengembangan diri peserta didik. Prestasi dikembangkan dengan berorientasi pada keunggulan daerah. Kalau tidak hati-hati kekayaan intelektual dan budaya bangsa akan direbut oleh bangsa asing. Siswa sekolah kabupaten Magelang didorong untuk mengembangkan prestasinya sehingga bisa menjadi daya tarik dan mengembalikan kepercayaan publik pada sekolah-sekolah di Kabupaten Magelang.

 

4.  Peranserta Masyarakat; Sekolah mengalami dilema dalam pemanfaatan peran serta masyarakat karena kekhawatiran terhadap kebijakan penanggulangan pungli. Namun hal tersebut bisa diatasi dengan model pengelolaan peranserta masyarakat secara apik dan taat regulasi.

 

Harapan Keberhasilan: Pembacaan Doa dalam Upacara Pembukaan Rakor Persiapan Program Sekolah Unggul untuk Permohonan Keberhasilan Kegiatan. (Photo by: Dar)

 

Program sekolah unggul diselenggarakan melalui  skema kerjasama/kemitraan  antara Pemerintah Kabupaten Magelang dengan LPMP Jawa Tengah. Program sekolah unggul telah dilaksanakan pada tahun 2015-2016 untuk jenjang SD, SMA, SMA dan SMK. Agar pelaksanaan program sekolah unggul tahun 2017 dapat berjalan dengan lebih baik maka perlu dilakukan pendalaman kembali atas program sekolah unggul yang direncakan,  evaluasi atas program sekolah unggul yang telah dilaksanakan, dan penajaman atas rencana pelaksanaan program di tahun 2017.

Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program Sekolah Unggul Tahun 2017 yang diselenggarakan di LPMP Jateng ini   bertujuan untuk:

1.    Mendalami pemahaman tentang arah, maksud, tujuan kebijakan pengembangan sekolah unggul;

2.    Mereviu dan mengevaluasi program sekolah unggul yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya;

3.    Mengidentifikasi kebutuhan pelaksanaan kegiatan dan program pengembangan sekolah unggul tahun 2017;

4.    Menyusun Rencana pelaksanaan kegiatan dan program pengembangn sekolah unggul tahun 2017; dan

5.    Menyusun Rencana tindak lanjut hasil rakor persiapan program pengembangan sekolah unggul tahun 2017.

 

Sasaran kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program Sekolah Unggul Tahun 2017  ini adalah pemangku kepentingan (stakeholders) atau pihak-pihak yang terkait langsung dengan pelaksanaan program pengembangan sekolah unggul Kabupaten Magelang, terdiri dari:

No

Unsur

Jumlah

1.

 

2.

3.

4.

   Pejabat Struktural dan Fungsional Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Magelang

   Kepala Sekolah Unggul Jenjang SD

   Kepala Sekolah Unggul Jenjang SMP

   Pejabat Struktural /Fungsional Umum LPMP Jateng

 

11  orang

21  orang

8     orang

20  orang

Jumlah

 60 orang

Narasumber dalam rakor yang diselenggarakan selama dua hari, tanggal 2 hingga 3 Maret 2017 ini  terdiri atas:

1.     Kepala LPMP Jawa Tengah,

2.     Widyaiswara LPMP Jawa Tengah, dan

 

3.     Praktisi/pakar pengembangan sekolah.

 

Diskusi Intensif: Kasi Kurrikulum dan Penjaminan Mutu SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Magelang, Drs. R Priyana, Memimpin Diskusi Penjabaran Program Sekolah Unggul Jenjang SMP. (Photo by: Dar)

 

Penuh Perhatian: Kelompok Kepala Sekolah Unggul Jenjang SD dengan Penuh Konsentrasi Memperhatikan penjelasan dari Nara Sumber Rakor. (Photo by: Why) 

 

Tim Narasumber: Para Widyaiswara LPMP Jateng sedang Memaparkan Materi Identifikasi Kebutuhan Sekolah Unggul Tahun 2017. (Photo by: Why)