Sukseskan Program Pemetaan Mutu Pendidikan di Provinsi, LPMP Jateng Latih Fasilitator Daerah

Senin hingga Rabu, 5 s.d. 7 Juni 2017 telah dilaksanakan Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Pengumpulan Data Mutu Pendidikan. Kegiatan dibuka oleh Kepala LPMP Jawa Tengah, Drs. Harmanto, M.Si dengan dihadiri oleh Kepala Bidang Pemetaan dan Supervisi Mutu Pendidikan, Kepala Seksi Pemetaan Mutu Pendidikan dan Kepala Seksi Supervisi Mutu Pendidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh 31 calon fasilitator daerah yang terdiri atas widyaiswara LPMP Jawa Tengah, Tim Pemetaan Mutu Pendidikan LPMP Jawa Tengah, dan praktisi pendidikan (pengawas dan Kepala Sekolah). Kegiatan bintek ini merupakan salah satu kegiatan penting yang dilaksanakan oleh LPMP Jawa Tengah dalam upaya meningkatkan mutu SDM Penjaminan Mutu Pendidikan di Provinsi Jateng.

Tugas dari faslitator daerah nantinya adalah memberikan fasilitasi bagi pengawas dan operator data mutu pendidikan dalam Pelatihan Pengumpulan Data Mutu Pendidikan yang akan dilaksanakan pada bulan Juli hingga September 2017. Direncanakan, LPMP Jawa Tengah akan melatih 2572 personel pelaksanaan pemetaan mutu yang terdiri atas pengawas, operator data kabupaten/kota dan operator data tingkat kecamatan. Para personel tersebut akan ditugaskan untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) data pada saat pelaksanaan pemetaan mutu pendidikan di satuan pendidikan. Dengan dilakukan verval, ditargetkan 25.720 sekolah dapat mengentri data mutu pendidikan secara valid.

Dalam sambutan pada acara pembukaan kepala LPMP Jawa Tengah menyampaikan perlunya pengawalan dari berbagai pihak agar kegiatan pemetaan mutu pendidikan berjalan dengan baik. Kegiatan pemetaan harus dilaksanakan dengan mengedepankan unsur integritas dari para responden, sehingga data yang entri adalah data yang valid, dapat dipercaya dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

 

Seperti diketahui bahwa kegiatan pemetaan mutu pendidikan merupakan salah satu siklus penting dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah. Hasil pemetaan digunakan oleh berbagai pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan untuk merancang program pemenuhan maupun peningkatan mutu di bidang pendidikan di levelnya masing-masing: level sekolah, level kabupaten/kota, level provinsi dan level nasional. Data pemetaan yang valid diperlukan agar program peningkatan mutu benar-benar memecahkan permasalahan yang terjadi di satuan pendidikan.

Add comment


Security code
Refresh